7 Cara Obati Scabies Pada Anjing dan Kucing

Scabies disebabkan oleh parasit sarcoptes scabei. Sarcoptes scabiei adalah penyakit yang sangat menular pada anjing dan kucing. Sarcoptes scabiei betina hampir dua kali lebih besar dari jantan. Siklus hidupnya 17-21 hari. Sarcoptes scabiei ditularkan melalui kontak langsung dengan anjing atau kucing terinfeksi. Tanda-tanda klinis dapat terlihat dari 10 hari hingga 8 minggu setelah kontak dengan hewan yang terinfeksi.  Gejala yang paling sering terlihat adalah bagian telinga yang menebal, berkerak, dan mengalami kebotakan. Biasanya diperparah dengan infeksi bakteri atau infeksi sekunder lainnya. Dalam kondisi parah, lesi dapat menyebar ke bagian perut, dada, siku, dan bahkan seluruh tubuh. Diagnosis scabies dilakukan dengan cara scrapping test kerokan kulit. 

Pengobatan scabies dilakukan dengan beberapa cara, yaitu :

  1. Injeksi antiparasit untuk membunuh parasit dan antihistamin untuk mengurangi gatal sehingga tidak memperparah iritasi kulit akibat digaruk. Beberapa dokter hewan juga menyuntikkan antibiotik untuk mencegah infeksi sekunder. Injeksi biasanya diulang setelah 2 minggu tergantung perkembangan infeksinya.
  2. Antiparasit oral sering menjadi pilihan saat ini. Terutama pada hewan-hewan yang sulit di handle saat suntik ataupun hewan liar. Cara memberikannya pun mudah karena berupa tablet chewable bisa dicampur ke dalam makanannya.
  3. Antiparasit spot on juga bisa menjadi pilihan. Pemberiannya dengan cara meneteskan dibagian tengkuk. Jangan mandikan hewan selama 4-5hari setelah meneteskan.
  4. Antibiotik dan antihistamin oral juga perlu diberikan guna memaksimalkan kerja injeksi. Biasanya diberikan selama 1-2minggu pasca injeksi. Kemudian bisa melihat perkembangan infeksi.
  5. Mandi dengan medicated shampoo yang mengandung chlorhexadine. Kandungan ini akan membantu membunuh parasit dan bakteri yang berada dipermukaan kulit. Biasanya setelah 2-3hari pasca menggunakan shampoo ini, kulit akan memerah. Namun setelah itu kulit akan membentuk keropeng sebagai penanda kesembuhan. Setelah menggunakan medicated shampoo, sebaiknya hewan dimandikan dengan shampoo khusus anjing dan kucing supaya kulit hewan tidak kering. Apabila ingin menambahkan kondisioner juga bisa.
  6. Vitamin kulit dan bulu. Fish oil, salmon oil, dan biotin bisa menjadi pilihan. Fungsi dari vitamin bulu adalah membantu kulit untuk beregenerasi sehingga sel-sel kulit baru segera tumbuh. Apabila sel kulit sudah membaik, bulu pun akan tumbuh. Vitamin kulit dan bulu juga sangat membantu hewan anda kembali cantik dan ganteng seperti sedia kala.
  7. Spray antiseptik bisa diberikan untuk membantu pemyembuhan dari luar. Pilihlah spray antiseptik yang aman dijilat karena hewan pada umumnya sering menjilat bagian tubuhnya. Juga pilihlah spray antiseptik yang tidak berwarna sehingga tidak menodai warna bulu.

Bawalah Anjing dan Kucing anda ke dokter hewan

Apabila anjing dan kucing kalian menunjukkan gejala scabies, segeralah periksakan ke dokter hewan langganan kalian. Dokter hewan akan mendiagnosis dan memberikan pengobatan secara tepat. Jangan melakukan pengobatan sendiri dirumah apabila tidak dalam pengawasan dokter hewan karena itu akan berakibat fatal. Perlu diketahui juga, scabies merupakan penyakit zoonosis yaitu penyakit yang bisa menular ke manusia. Apabila anda menunjukkan gejala kegatalan yang berlebihan, biasanya timbul di daerah paha, tangan, dan perut. Segeralah hubungi dokter kulit. (Drh. Devi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *