Binatang laut jadi Makanan Khas di Utara Kalimantan

Kota Tarakan adalah salah satu wilayah di provinsi termuda di Indonesia, yaitu Kalimantan Utara. Dahulu merupakan satu wilayah dengan Kalimantan Timur. Dengan berdirinya sendiri sebagai provinsi, maka mulai muncul berbagai kekayaan yang ada di dalamnya, termasuk kekayaan ragam kulinernya. Jika datang ke Kota Tarakan, belum pas rasanya jika belum berkunjung ke Pantai Amal, dimana menyuguhkan pemandangan laut dan mencicipi beragam kulinernya yang tentu sebagian berasal dari hewan laut. Termasuk makanan satu ini yang bentuknya seperti kerang namun warnanya lebih putih. JIka datang ke pantai amal, di sana berjajar wisata kuliner dengan sajian utama kapah dan udang , disajikan dengan sederhana namun tidak mengurangi kekayaan rasanya. Kita bisa menikmati makannya di gazebo-gazebo yang posisinya persis di tepi laut. Menambah aroma rasa laut lebih kental.

Selain kapah yang diambil di laut, rupanya ada juga kapah yang diambil dari muara. Tidak ada beda yang signifikan sebenarnya dari kedua asal kapah tersebut diambil, hanya perbedaan di karapas kapah dan tempat hidupnya. Kalau kapah laut substratnya pasir berlumpur, sementara kapah muara substratnya murni lumpur. Secara pengolahan juga ada sedikit perbedaan, di mana kapah muara ini saat merebusnya tidak perlu di tambah air karena dia akan mengeluarkan air sendiri, sementara kapah laut masih perlu ditambah air untuk merebusnya.

Nah bicara pengolahan kapah, kita bisa koq membeli kapah mentah dan di masak sendiri di rumah dengan cara sederhana seperti yang disuguhkan di Pantai Amal. Dengan harga Rp. 15.000,00 hingga Rp. 35.000,00 per kilo kapah mentah bisa kamu bawa pulang. Mengolahnya mudah saja;

  1. Cuci bersih kapah mentah 5 atau 6 kali sampai airnya bening.
  2. Untuk kapah laut tambahkan air saat merebusnya sementara untuk kapah muara tidak perlu ditambahkan air (karena akan mengeluarkan air sendiri).
  3. Rempah-rempah yang dimasukkan sebagai bumbu penyedapnya adalah serai dan bawang putih, sedikit garam dan penyedap rasa.
  4. Setelah dinyalakan api sedang dan panci dalam keadaan tertutup dengan waktu 15 – 20 menit kapah akan terbuka, itu artinya sudah matang, lalu angkat dan tiriskan.
  5. siap dinikmati.

Dalam menikmati kapah, tentunya kurang sedap tanpa sambal. Sambal kapah biasanya hanya menggunakan cabe dan jeruk nipis saja (sambal jeruk). Nah biasanya kalau di Pantai Amal Kota Tarakan, dalam menikmati kapah ini tidak dengan nasi melainkan dengan buras. Buras ini sebenarnya adalah makanan khas dari masyarakat bugis dan makasar. Buras ini bentuknya mirip dengan lontong namun lebih pipih dan memiliki rasa gurih. Sama juga dengan lontong, buras dibungkus dengan daun pisang namun disajikan langsung 2 buah dengan diikat tapi raffia. Rasanya lebih gurih daripada lontong karena dalam pembuatannya, buras dengan bahan dasar beras ini dimasak Bersama santan hingga asat dan santan menyerap sempurna kedalam beras. Untuk teksturnya, buras tidak terlalu padat, berbeda dengan lontong yang lebih padat, dan buras lebih lembut saat disantap. Menyantap buras sebagai karbohidrat dan kapah sebagai proteinnya terasa lengkap sudah sebagai satu sajian kuliner.

Makanan dari binatang laut ini memiliki banyak manfaat dalam kandungan nutrisinya, antara lain dapat menjaga kesehatan jantung, mengatasi anemia, menjaga fungsi sistem saraf, meningkatkan kekebalan dan metabolisme tubuh. Namun ingat, untuk mengkonsumsi kapah ini tidak boleh berlebihan juga, karena bisa menaikkan kadar kolesterol dalam tubuh kamu. Jadi jika ada kesempatan mengunjungi utara Kalimantan, jangan lupa singgah ke Pantai Amal dan nikmati sajian binatang laut kapah sebagai menu khas kuliner Kota Tarakan.  (Nay)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *