DRAMA ADU THREAD JAGAD TWITTER

Drama pereuean adu thread, spall spill di Twitter tidak akan pernah sepi tampaknya. Pembuat thread ini -yang antara bego atau ga punya malu ini, akan tetap ada selama pembaca dan panggungnya ada. Nih ya, drama adu thread yang terbaru malam ini (19/04) di Twitter contohnya. Thread dengan tema yang masih tidak jauh dari bobo-bobo cantik. Pihak pertama yang membuat thread adalah si cewek. Dia bercerita sambil menunjukkan bukti chat-chat di whatsapp selama ini. Awal cerita, cewek ini berkenalan dengan sang cowok di Twitter. Lanjutlah hubungan di dunia nyata. Berhubungan layaknya orang pacaran hingga berhubungan badan. Namun ternyata, sang cowok tidak ingin berhubungan serius. Padahal mereka sudah sering menginap bersama, berhubungan badan berkali-kali. Si cewek juga merasa cowoknya ini emosian, halu, psycho, dan mulai mengancam-mengancam, jadi dia saat ini takut. Yang berakhir pada si cewek meminta pertanggungjawaban sang cowok karena dia pertama kali berhubungan badan dengan sang cowok ini. Dia merasa telah dibodoh-bodohi oleh cowok yang katanya emang fakboi ini dan harus mempertahankan harga dirinya sebagai cewek.

Thread tersebut dibalaslah oleh sang cowok dengan sebuah thread juga. Sang cowok memberikan klarifikasi bahwa hubungan mereka atas dasar suka sama suka dan tanpa pemaksaan.

Kesimpulan: mereka berdua belum jadian/pacaran. Si cewek berharapnya mereka jadian, tapi sang cowok hanya ingin hubungan yang ‘jalani aja’ tanpa komitmen.

Sungguh pelik ya saudara-saudara.

Netizen Twitter pun juga bersorak-sorai membacanya. Ada yang support sebagai sesama perempuan, ada yang menghuhat sang cowok, ada yang bego-begoin si cewek, ada yang anteng ketawa cekikan baca (seperti saya). Tidak banyak juga yang mengerutkan kening dan bertanya, “Lah, kirain meminta pertanggungjawaban dinikahi karena diperkosa”. Ya kalau karena itu saya juga maju paling depan belain si cewek. Tapi kemudian drop karena si cewek bilang “sudah tau enaknya”. Pusing hamba.

Lalu, apakah karena si cewek tidak diperkosa lalu layak tidak dibela? Bukan begitu bambank. Gini, karena saya perempuan, saya mau kasih opini sebagai sesama perempuan ke mbaknya penulis thread deh. Jadi lho mbak, memang sudah seharusnya perempuan membela harga dirinya sendiri mbak, namun ada pengetahuan dan kesadaran diri juga bahwa ketika kamu melakukan seks sebelum menikah, kamu seharusnya juga sudah mengetahui resiko dan konsekuensinya. Kamu tidak bisa berekspektasi dia akan bertanggung jawab dan menikahimu jika kalian saja tidak ada komitmen yang jelas. Yang sudah tunangan aja bisa ditinggal, apalagi kamu yang belum ada kejelasan pacaran atau tidak. Jika ingin mempertahankan harga diri, mulailah dari situ mbak.

Di sisi lain saya juga paham, mungkin ini kali pertama buat mbak. Saya, juga perempuan-perempuan lainnya, juga pasti pernah mengalami kali pertama yang belum mengerti apa-apa dan melakukan kesalahan. Tidak apa-apa. Makanya ini sekarang jadi tahu kan? We all do mistake and learn from it bukan?

Nah, sekarang daripada mbak ketakutan dan merasa terancam oleh mas yang psycho itu dan membuat thread panjang-panjang, alangkah baiknya mbak sadari kecerobohan diri, move on, dan mawas diri ke depannya. Karena laki-laki, dan juga semua manusia, tidak dapat kita atur tingkah dan perasaannya, yang bisa kita atur ya perasaan dan ekspektasi kita sendiri.

Tetap tegar mbak! Cari kesibukan lain untuk memperjuangkan harga dirimu daripada sekedar minta pertanggungjawaban dinikahi cowok yang menurut kamu psycho itu. Apa tidak ngeri menikah sama cowok psycho dan halu? Fokus saja pada hal kesukaanmu dan cita-citamu mbak. Masih banyak hal lain yang lebih menyenangkan dari sekedar ewa-ewe sama cowok ga jelas. Yok, bisa yok!

Semangat yok!

Lian Yanuaryadi. 32 tahun. Perempuan Jawa tulen namun saat ini berdomisili di Bandung. Ibu dari dua jagoan, dan berencana nambah lagi. Karyawan di salah satu perusahaan farmasi di Indonesia sebagai Customer Relationship Officer. Salah satu anggota Labirin Perempuan dan terlibat aktif di dalamnya sebagai penulis dan tukang komentar. Gemar rebahan dan sedang belajar menulis. Sapa saya di Instagram @lian_yanuaryadi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *